![]() |
Foto Bandara (Ilustrasi) |
PORTALBANUA.COM - ACEH
Aceh menjadi salah
satu provinsi di Indonesia yang
memiliki banyak bandara.
Salah satu bandara di Aceh ini menjadi bandara termegah dan memiliki
desain yang cukup unik.
Pasalnya, bandara termegah di Aceh ini memiliki
desain yang menyerupai Masjid Raya, lho.
Rupanya, desain dari bandara termegah ini memang dibuat menyerupai bangunan Masjid Raya yang memadukan arsitektur Islam dan modern.
Baca Juga: Anggarannya Rp2 T? Berstandar Internasional, Lahan Karet 200 Ha Disulap Jadi Bandara Megah di Kalsel
Tentunya desain yang sedemikian rupa akan sulit ditemukan
di bandara lain dan
membuat bandara ini
mudah diingat oleh para penumpang.
Dilansir oleh JatimNetwork.com dari
laman angkasapura2.co.id, bandara termegah ini dikelola
oleh PT Angkasa Pura II yang tak hanya melayani rute domestik namun juga
internasional.
Bandara ini
juga pernah dijadikan sebagai basis pengiriman obat-obatan usai gempa bumi
Samudra Hindia 2004 silam.
Setelah dilanda tsunami, tepatnya pada 26 Desember 2004, bandara ini kembali direnovasi dan dibuat lebih megah dari sebelumnya.
Baca Juga: Cuma Rp600 Miliar, Bandara Terbesar di Banten Ini Luasnya Setara dengan 1 Desa
Bahkan bandara ini berhasil mendapatkan predikat Bandara Terbaik Dunia untuk Wisatawan Halal di Dunia dalam
penghargaan Halal Tourism Awards Faris 2016.
Diketahui bandara ini sudah dibangun oleh pemerintah Jepang sejak tahun
1943.
Seiring
berjalannya waktu, pada tahun 2009 bandara ini diresmikan kembali oleh Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono.
Landasan pacunya pun sudah ditingkatkan hingga 3000 meter
dengan lebar 45 meter dengan bangunan terminal baru yang menggantikan terminal
lama.
Lantas, bandara apakah yang dimaksud?
Baca Juga: Bincang Bareng Media, BI Kalsel: Tarif MDR Tingkatkan Mutu Layanan QRIS
Bandara ini adalah Bandara Internasional
Sultan Iskandar Muda yang melayani Kota Banda Aceh dan sekitarnya.
Lokasi Bandara Internasional
Sultan Iskandar Muda sendiri terletak di Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh.
Namanya
pun diambil dari nama seorang Raja dari Aceh yakni Sultan Iskandar Muda.
Menjadi bandara dengan desain terunik yang pernah ada di indonesia, bandara termegah ini menelan dana hingga Rp600 miliar lebih.
Dana
tersebut berasal dari PT Angkasa Pura II sebesar Rp125 miliar, dan dari BRR
sebesar Rp478 miliar.
Baca Juga: Telkomsel One, Solusi All in One Internet Pasti Terkoneksi dengan Kecepatan hingga 2 Gbps
Desain
arsitektur Islam-modern ini terletak pada bagian luar bandara yang memiliki elemen estetik ornamen Aceh dan juga di bagian interior.
Terdapat
tiga kubah yang menyerupai kubah Masjid Raya yang juga melambangkan tiga unsur
keistimewaan yakni agama, budaya, dan pendidikan.
Bandara dengan kapasitas 1,750 juta penumpang per
tahun ini ingin menggambarkan peran dominan peradaban Islam dalam kehidupan
masyarakat Aceh yang juga memiliki julukan Serambi Mekkah tersebut.
Dengan
desainnya yang unik tersebut, tentu saja bandara ini akan mudah diingat oleh para penumpang. (*)