![]() |
Zat gizi bawang putih tunggal |
Khasiat Bawang Putih Tunggal
Bawang putih tunggal (Allium sativum L.) atau single clove garlic adalah bawang putih yang hanya terdiri dari satu siung karena tumbuh di lingkungan yang tidak memadai.
Baca Juga: Bukber dan Silaturahmni, Hiswana Migas Kalsel Berbagi
Senyawa aktif dalam bawang
putih tunggal relatif lebih tinggi dibandingkan dengan bawang putih biasa.
Jurnal Biosaintifika
mencatat bahwa kandungan senyawa aktif yang terdapat dalam bawang putih tunggal
jumlahnya 5-6 kali lebih banyak dari bawang putih biasa.
Oleh karena itu, manfaat bawang
putih tunggal dinilai lebih berkhasiat dibandingkan dengan bawang putih biasa.
Setiap satu siung bawang putih umumnya memiliki kandungan zat gizi seperti:
- kalori,
- protein,
- lemak,
- karbohidrat,
- serat,
- kalsium,
- fosfor,
- besi,
- natrium,
- kalium,
- tembaga,
- seng,
- vitamin B1,
- vitamin B2,
- niasin, dan
- vitamin C.
Khasiat bawang putih tunggal sebagai obat adalah untuk antimikroba, antimutagenik (menekan mutasi sel), antiplatelet (pengencer darah), antihiperlipidemia (menekan lemak dalam darah), dan antioksidan.
Manfaat bawang putih tunggal
Memakan
bawang putih mentah memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan.
Saat bawang putih mentah
dikunyah di dalam mulut, zat-zat sulfur yang terkandung di dalamnya akan
bereaksi membentuk senyawa alisin (allicin).
Senyawa aktif dalam bawang
putih tunggal yang memiliki aktivitas antibakteri antara lain alisin, ajoene,
dialil sulfida (DAS), dialil disulfida (DADS), dan dialil trisulfida (DATS).
Berikut beberapa khasiat bawang
putih tunggal yang perlu Anda ketahui.
1. Sebagai antioksidan
![]() |
Bawang Putih |
Penelitian dalam jurnal Digital Press Life Sciences 2 menjelaskan bahwa kandungan zat aliin dalam bawang putih tunggal
adalah senyawa antioksidan, tetapi mudah berubah menjadi senyawa allisin.
Hal ini disebabkan oleh
aktivitas enzim aliinase yang meningkat ketika bawang putih dicincang,
dihancurkan, atau diproses.
Perubahan aliin menjadi alisin
akan menurunkan khasiat antioksidan bawang putih tunggal. Oleh karena itu,
penelitian ini menggunakan proses fermentasi untuk menekan aktivitas enzim
aliinase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses fermentasi ini meningkatkan potensi dari manfaat bawang putih tunggal sebagai antioksidan alami. Namun, uji klinis lebih lanjut pada manusia masih dibutuhkan.
Baca Juga: Apersi Kalsel Targetkan 13 Ribu Unit Rumah MBR Terjual
2. Melindungi fungsi hati
Penelitian dari jurnal BMC
Complementary and Alternative Medicine menemukan bahwa ekstrak etanol dari
bawang putih tunggal berpotensi menurunkan toksisitas hati dan memperbaiki cedera
hati.
Riset ini menyebut bahwa
manfaat bawang putih tunggal dapat meningkatkan aliran empedu ke usus halus,
menekan perlemakan hati, mengurangi keparahan fibrosis
(jaringan parut hati), dan memperbaiki sel hati.
Efek pelindung fungsi hati dari bawang putih tunggal ini bisa mencegah cedera hati yang disebabkan oleh radikal bebas.
3. Menghambat infeksi bakteri
Minyak atsiri (esensial) dari
bawang putih tunggal terbukti mampu menekan infeksi bakteri pada manusia. Hal
ini ditunjukkan dalam hasil penelitian dalam jurnal Biosaintifika.
Minyak atsiri bawang putih
tunggal memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus
aureus penyebab gangguan kulit.
Infeksi bakteri Staphylococcus
aureus pada kulit dapat menimbulkan impetigo, bisul, staphylococcal
scalded skin syndrome, dan selulitis.
Minyak atsiri ini bekerja dengan merusak struktur sel bakteri. Sebanyak 100 mg/ml minyak atsiri bawang putih tunggal bisa menyebabkan sel bakteri menyusut dan membengkak.
Baca Juga: Digelar Bukber, Customer Daihatsu Pererat Kebersamaan dengan Astra Daihatsu Banjarmasin
Hasil penelitian berikutnya
dari IOP Conference Series: Materials Science and Engineering
menunjukkan hasil yang serupa pada bakteri Escherichia coli penyebab
gangguan sistem pencernaan.
Bawang putih tunggal sebanyak 1 mg/ml yang difermentasi selama 3 – 4 minggu, mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Berdasarkan hasil tersebut, bawang putih tunggal dapat dianggap sebagai agen antibakteri.
4. Meringankan diabetes.
Sebuah studi yang diterbitkan
dalam STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan menjelaskan beberapa khasiat bawang
putih tunggal untuk meringankan diabetes.
Studi ini menunjukkan bahwa
kandungan flavonoid dapat mengurangi
glukosa darah dengan menghambat pencernaan glukosa di usus kecil.
Senyawa ini bekerja dengan
meningkatkan pembuangan glukosa di jaringan serta melindungi dan memperbaiki
sel yang rusak.
Kandungan lain dalam bawang
putih tunggal adalah saponin. Saponin adalah senyawa kimia yang bekerja
menghambat pemecahan karbohidrat menjadi glukosa.
Mekanisme kerja saponin adalah
meregenerasi pankreas dan meningkatkan jumlah sel pankreas. Pada akhirnya,
sekresi insulin akan meningkat dan membantu menurunkan kadar glukosa darah.
Namun, penelitian ini baru sebatas pengujian pada hewan (in vivo) di laboratorium. Oleh karena itu, uji klinis pada manusia secara ekstensif masih diperlukan untuk membuktikan manfaat bawang putih tunggal ini.
Baca Juga: Selama Ramadan 2023, Ini Jadwal Layanan Tukar Uang Rupiah BI Kalsel
5. Mencegah penuaan dini
Khasiat bawang putih tunggal
berikutnya yaitu mencegah penuaan dini. Hal ini ditunjukkan melalui riset yang
diterbitkan dalam jurnal Pharmakeftiki.
Riset ini mencoba melihat efek
senyawa dialil trisulfida (DATS) dalam bawang putih tunggal pada protein yang
mencegah terjadinya penuaan (Sirtuin 6).
Hasil riset menunjukkan
pemberian ekstrak bawang putih tunggal dosis sedang dan tinggi berpengaruh
nyata dalam mencegah penurunan Sirtuin 6.
Namun, studi lebih lanjut
diperlukan untuk memahami mekanisme, mengidentifikasi komponen aktif utama, dan
mengonfirmasi efek samping dari bawang putih tunggal.
Bawang putih tunggal selain
bisa menjadi bumbu dapur atau penyedap masakan, ternyata bermanfaat bagi
kesehatan. Anda dapat mengonsumsi bawang putih tunggal mentah untuk mendapatkan
khasiatnya.
Namun, apabila Anda ragu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Agar Anda mengetahui efek samping apabila berlebihan memakan bawang putih jenis ini. (adh/tim)
Follow Portal Banua di Google News Cek Berita Lainnya