Wuling Bakal Tingkatkan Produksi Air EV Saat Dapat Subsidi


Wuling Air EV merupakan mobil listrik termurah di Indonesia ( foto ist ) 

PORTALBANUA.COM - JAKARTA

Wuling Motors Indonesia memastikan mobil listrik Air EV ready stock dan bisa dibeli kapan saja oleh konsumen jelang pemberian subsidi dari pemerintah.

Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors mengatakan saat ini unit-unit Air EV tersedia di dealer mereka. Untuk masalah produksi, pihaknya bakal memenuhi unit sesuai jumlah permintaan dari konsumen

"Kita akan siapkan produksinya, tapi dilihat dulu permintaan dari konsumen, tapi yang jelas saat ini Air EV ready stock," ungkap Dian di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2023, di Senayan, Jakarta.

Baca Juga: BSF ke-7 Dimeriahkan Ribuan Peserta, Warga Banjarmasin Tumpah

Menurut Dian pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk meningkatkan jumlah produksi Air EV. Hal ini akan sangat bergantung dengan kondisi permintaan pasar di dalam negeri.

"Kita akan lihat sebenarnya permintaan konsumen atau demand konsumen terkait setelah ada insentif ini seperti apa," jelas dia.

"Tapi yang jelas saat ini Air EV ready stock, jadi orang bisa langsung beli dan bisa dibawa ke rumah," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dian optimistis pemberian subsidi dari pemerintah ini bakal meningkatkan jumlah penjualan Air EV tahun ini, bahkan bisa melampaui capaian tahun lalu.

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara wholesale Air EV terjual hingga 8.053 unit sejak meluncur pertengahan tahun lalu.

"Mudah-mudahan ya, kami percaya sih itu pasti akan mendongkrak penjualan Air EV juga, tapi berapa persen, berapa banyak, yang jelas kita lihat nanti bagaimana respons masyarakat," ungkap dia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang sebelumnya mengungkap pemerintah telah menentukan sasaran terkait pemberian subsidi berupa bantuan pembelian kendaraan listrik baru di Indonesia.

Baca Juga: 8 Minuman Penurun Kolesterol yang Mudah Dibuat di Rumah

Untuk mobil listrik, produsen yang akan menerima bantuan hanya Wuling dan Hyundai karena sudah memproduksi mobil listrik di dalam negeri.

Jumlah mobil listrik yang akan mendapat subsidi berjumlah 35.900 unit. Namun demikian, untuk besaran dan skema subsidi masih belum dijelaskan secara rinci oleh pemerintah.

Sebelumnya, subsidi disebut bakal diberikan untuk mobil listrik sebesar Rp80 juta. Belakangan, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan mobil listrik bakal dikenakan skema pajak, yakni diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 1 persen dari saat ini 11 persen.(brt/adh/tim)

Follow Google News Portal Banua dan Ikuti Beritanya

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak