![]() |
Berdoa dengan Khusu |
PORTALBANUA.COM - Jumat Berkah! 5 Doa Memperlancar Rezeki, Serta Waktu yang Paling Baik untuk Berdoa.
Berikut ini ada kumpulan doa-doa yang bisa memperlancar rezeki.
Berdoa tak hanya untuk mendapat rezeki yang berlimpah, tapi juga agar mendapat rezeki yang barokah.
Berikut kumpulan doa agar dimudahkan rezeki dan pekerjaan, lengkap dengan tulisan Arab, latin sekaligus artinya.
Baca Juga: Perempuan Berdaulat, Bumi dan Pangan Selamat
Doa ke-1
Setiap
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat Shubuh, setelah salam,
beliau membaca do’a berikut,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma innii
as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
Artinya : “Ya Allah, sungguh aku
memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang
halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”
(HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan
bahwa hadits ini shahih)
Doa ke-2
Do’a
dari hadits ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa
berikut,
اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Allahumak-finii bi halaalika
‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.
Artinya: “Ya
Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan
cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR.
Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini
hasan).
Doa ke-3
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي
Allahummaghfirlii, warhamnii,
wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.
Artinya: “Ya
Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah
aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku.”
Dari
Thoriq bin Asy-yam –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata,
كَانَ الرَّجُلُ إِذَا أسْلَمَ عَلَّمَهُ النَّبيُّ – صلى الله عليه وسلم – الصَّلاَةَ ثُمَّ أمَرَهُ أنْ يَدْعُوَ بِهؤلاَءِ الكَلِمَاتِ : (( اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي )) .
“Jika seseorang baru
masuk Islam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan pada beliau shalat,
lalu beliau memerintahkannya untuk membaca do’a berikut:
“Allahummaghfirlii, warhamnii,
wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.” (HR. Muslim no. 35, 2697)
Dalam
riwayat lain, dari Thariq, ia berkata bahwa ia mendengar Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam –dan ketika itu beliau didatangi seorang laki-laki-, lalu
laki-laki tersebut berkata,
يَا رسول اللهِ ، كَيْفَ أقُولُ حِيْنَ أسْأَلُ رَبِّي ؟ قَالَ : (( قُلْ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَعَافِني ، وارْزُقْنِي ، فإنَّ هؤلاَءِ تَجْمَعُ لَكَ دُنْيَاكَ وَآخِرَتَكَ )) .
“Wahai
Rasulullah, apa yang harus aku katakan ketika aku ingin memohon pada Rabbku?”
Beliau bersabda, “Katakanlah: Allahummaghfir lii, warhamnii, wa ‘aafinii,
warzuqnii”, karena do’a ini telah mencakup dunia dan akhiratmu. (HR. Muslim no.
36, 2697)
Do’a di atas seperti
kandungan dalam do’a duduk antara dua sujud dalam shalat.
Dalam
hadits Ibnu ‘Abbas disebutkan do’a duduk antara dua sujud yang dibaca oleh Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam,
رَبِّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاجْبُرْنِي ، وَارْفَعْنِي ، وَارْزُقْنِي ، وَاهْدِنِي.
“Robbighfirlii warahmnii,
wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii (artinya: Ya Allah ampunilah aku,
rahmatilah aku, cukupkanlah aku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan
petunjuk untukku).” (HR. Ahmad 1: 371. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan
bahwa haditsnya hasan).
Doa ke-4
اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي
Allahumma ak-tsir maalii wa
waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa
ahsin ‘amalii wagh-fir lii.”
Artinya: “Ya
Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri.
Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta
ampunilah dosa-dosaku.”
Doa ini adalah
intisari dari dalil-dalil yang telah disebutkan di atas. (Intisari dari doa
pada Anas dan hadits Abdurrahman bin Abi Bakrah di sini)
Doa ke-5
Doa
yang sering dibaca Sahabat Nabi Muhammad SAW sebelum berangkat kerja
َّأَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا
Allahumma innii as’aluka min fadhlika wa athaa’ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du’aa’i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadzzibu ahdaka. Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi’ annal islaam ba’da iz a’thaitanaa.
"Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaanmu dan pemberianmu, rizki yang baik lagi berkah. Ya Allah sesungguhnya engkau memerintahkan untuk berdoa dan memutuskan atasku pengabulan doa, dan engkau Zat yang tidak melanggar janji dan tidak mendustainya.
Baca Juga: Perkuat Pembiayaan dengan Perbankan, DPD Apersi Kalsel dan DPP Apersi Gelar Rakor
Agar
doa yang kita panjatkan dapat dikabulkan oleh Allah SWT, maka di dalam berdoa
kita harus memperhatikan hal-hal pokok sebelum doa kita panjatkan.
Dikutip
dari Buku Elektronik Kumpulan Doa Sehari-hari Kemenag Jatim, berikut tata cara
berdoa, waktu yang paling baik untuk berdoa, tempat - tempat yang baik untuk
berdoa hingga kumpulan doa sehari hari.
Tata Cara
Berdoa
1. Menghadap kiblat
2.
Membaca hamdalah atau pujian, Istighfar dan Shalawat
3.
Dengan suara lembut dan rasa takut.
4.
Yakin akan dipenuhi
Waktu yang paling baik untuk berdoa:
1. Antara azan dan
Iqamat.
2.
Menjelang waktu shalat dan sesudahnya.
3.
Waktu sepertiga malam yang terakhir.
4.
Sepanjang hari jum'at
5.
Antara Dzuhur dan Ashar, serta Ashar dan Maghrib
6.
Ketika Khatam membaca Al-Qur'an
7.
Ketika Turun hujan.
8.
Ketika melakukan Tawaf.
9.
Ketika menghadapi musuh dimedan perang.
10.
Dalam berdo’a sebaiknya di ulang 3 (tiga) kali.
Tempat-tempat yang baik untuk berdoa
1.
Di depan dan di dalam Kabah.
2.
Di Masjid Rasulullah SAW.
3.
Di belakang makam Nabi Ibrahim AS.
4.
Di atas Bukit Safa dan Marwah.
5.
Di Arafah, di Muzalifah, di Mina dan disisi jamarat yang tiga.
6.
Di tempat-tempat yang mulia lainnya seperti Masjid atau Mushalla.
(brt/adh/tim)
Jangan lupa klik Follow Google News Portal Banua dan Cek Berita lainnya