Mengenang Syekh Sayyid Muhammad Amin Kutbi (2), dari Penuturan Ulama Banjar

muhibbin.online,- Syekh Sayyid Muhammad Amin Kutbi banyak memiliki murid yang menjadi ulama besar. Satu di antaranya adalah Syekh Muhammad Syarwani Abdan Al Banjari (Bangil). Ulama dari keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari ini menjadi rujukan penuntut ilmu, bahkan di antaranya dari kalangan kiai. Menurut KH Syaifuddin Zuhri, Guru Bangil –Begitu beliau dikenal- diperkenalkan Syekh Sayyid …

Abah Guru Sekumpul Batalkan Hadiri ‘Sahur Bersama’ Demi Sang Ibu

muhibbin.online, – Ketaatan Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) pada sang ibu sudah menjadi buah bibir di masyarakat Banjar. Ulama tersebut sangat mengutamakan Sang Ibu lebih dari yang lain. Diceritakan Haji Abdul Ghani -salah seorang yang sempat ikut membantu di bagian dapur Abah Guru Sekumpul-, suatu ketika di bulan Ramadhan Abah Guru …

Saat-saat Terakhir Abah Guru Zuhdi

Oleh: Abdullah Mubarak Nurin Catatan kecil ini saya sadur dari salah satu pengajian Guru Rasyid Ridho (putra KH Ahmad Bakeri), beliau menuturkan sekilas tentang bagaimana saat-saat terakhirnya kepulangan Abah Guru Zuhdi. Hari itu, Sabtu 18 April 2020, sebelum Ramadan, Almarum Guru Zuhdi (KH Ahmad Zuhdiannoor) ingin berangkat ke Jakarta. Mengetahui hal itu, Guru Rasyid pun …

Mengenang Canda Guru Zuhdi, Anggota BPK ‘Berplat 01’

Anggota BPK Banjarmasin tahu betul siapa KH Ahmad Zuhdiannoor. Beliau terkadang turun langsung dalam aksi pemadam kebakaran yang terjadi di Banjarmasin. Namun karena berpakaian layaknya anggota pemadam kebakaran, ulama ini sering tak dikenali. KH Ahmad Zuhdiannoor pernah menceritakan kisah menarik ketika dirinya ikut memadamkan kebakaran. Saat itu terjadi kebakaran di Banjarmasin pada malam hari. Ketika …

Mengenang Pertemuan dengan Guru Zuhdi dan Kepergian Beliau yang Terlalu Pagi

Oleh: Muhammad Bulkini Rasanya baru Sabtu kemarin, si bebal ini mengetuk pintu rumah pian, di jalan samping Masjid Jami, Sungai Jingah, Banjarmasin. Meminta penjelasan tentang “Wasilah” untuk mengisi halaman Koran Media Kalimantan. Tapi setelah ulun hitung waktu, sudah 10 tahun itu berlalu (2009). Pian bertanya nama, alamat, dan kuliah di mana? Ulun menjawab semua pertanyaan …

Cerita Abah Guru Sekumpul: Menengok Perjuangan Dakwah Ulama Tempo Doeloe

Oleh: Muhammad Bulkini *) Menjadi pendakwah di zaman dulu, tidak semudah sekarang, khususnya pendakwah di sebagian wilayah Kalimantan Selatan. Selain medan dan alat komunikasi yang tidak memadai, pendakwah di zaman dulu mesti “sakti” kalau ingin diikuti. Hal ini tentu saja mengikuti situasi dan kondisi di mana Sang Pendakwah beraksi. Tuan Guru H Abbas atau yang …

Abah Anang, Guru Ibad, dan Peluru yang Merekat di Dinding Mobil

Di sebuah pagi yang sepi, aku bertamu ke rumah Abah Anang. Biasanya, ibu –istri beliau- melihatku lebih dulu dan memanggil beliau yang sedang beristirahat. “Bah, ada Bulkini,” kata ibu mengetuk pintu kamar. Tak berapa lama, Abah Anang keluar lengkap dengan senyumnya. Jalannya pelan, maklum beliau cuci darah seminggu dua kali. “Olahakan (buatkan) teh Ibul. Dua!” …

Memahami Sikap Abah Guru Sekumpul pada WTS dari Senandung Jhonny Iskandar

oleh: Muhammad Bulkini Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul pernah menjamu Wanita Tuna Susila (WTS) di kediamannya. Tak tanggung-tanggung, mereka datang dengan satu pasukan, semobil penuh. Abah Guru pun menyambut sebaik mungkin para tamunya, menyajikan jamuan, bertanya kabar dan tujuan hingga mendoakan mereka. Tak ada bedanya dengan tamu …

Abah Guru Sekumpul Ceritakan Peran Penting Guru Seman di Muktamar NU

muhibbin.online, BANJARMASIN – Syekh Seman Mulya adalah sosok ulama istimewa dari Martapura, Kalimantan Selatan. Paman dari Abah Guru Sekumpul ini sering menghadiri Muktamar NU  di masa lalu, dan peran ulama yang satu ini dinilai sangat penting, terlebih ketika masalah berujung buntu. Syekh Seman Mulya biasanya menghadiri Bahtsul Masail. Yakni, forum di lingkungan Nahdlatul Ulama yang …