Abah Guru Sekumpul Batalkan Hadiri ‘Sahur Bersama’ Demi Sang Ibu

muhibbin.online, – Ketaatan Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) pada sang ibu sudah menjadi buah bibir di masyarakat Banjar. Ulama tersebut sangat mengutamakan Sang Ibu lebih dari yang lain. Diceritakan Haji Abdul Ghani -salah seorang yang sempat ikut membantu di bagian dapur Abah Guru Sekumpul-, suatu ketika di bulan Ramadhan Abah Guru …

Cerita Abah Guru Sekumpul: Menengok Perjuangan Dakwah Ulama Tempo Doeloe

Oleh: Muhammad Bulkini *) Menjadi pendakwah di zaman dulu, tidak semudah sekarang, khususnya pendakwah di sebagian wilayah Kalimantan Selatan. Selain medan dan alat komunikasi yang tidak memadai, pendakwah di zaman dulu mesti “sakti” kalau ingin diikuti. Hal ini tentu saja mengikuti situasi dan kondisi di mana Sang Pendakwah beraksi. Tuan Guru H Abbas atau yang …

Memahami Sikap Abah Guru Sekumpul pada WTS dari Senandung Jhonny Iskandar

oleh: Muhammad Bulkini Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul pernah menjamu Wanita Tuna Susila (WTS) di kediamannya. Tak tanggung-tanggung, mereka datang dengan satu pasukan, semobil penuh. Abah Guru pun menyambut sebaik mungkin para tamunya, menyajikan jamuan, bertanya kabar dan tujuan hingga mendoakan mereka. Tak ada bedanya dengan tamu …

Buku Ini Terinspirasi di Warung Kopi, di Momen Haul Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani

Judul: Jejak 8 Ulama Thoriqoh Sammaniyah Penulis: Muhammad Bulkini Halaman: 102 halaman Hadiah: Rp50.000 (belum ongkir) Hubungi:  085251569640 (WA)/telpon 082251427750 Pada suatu siang setahun lalu -bisa lebih, bisa kurang-, penulis mendampingi tamu Haul Abah Guru Sekumpul (Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari) berziarah ke makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di desa Kelampayan, …

Abah Guru Sekumpul Ceritakan Peran Penting Guru Seman di Muktamar NU

muhibbin.online, BANJARMASIN – Syekh Seman Mulya adalah sosok ulama istimewa dari Martapura, Kalimantan Selatan. Paman dari Abah Guru Sekumpul ini sering menghadiri Muktamar NU  di masa lalu, dan peran ulama yang satu ini dinilai sangat penting, terlebih ketika masalah berujung buntu. Syekh Seman Mulya biasanya menghadiri Bahtsul Masail. Yakni, forum di lingkungan Nahdlatul Ulama yang …

Tidak Semua Wali Mudah Diketahui (3), Ketika Seorang Wali Menyoroti Kewalian Abah Guru Sekumpul

Kewalian adalah perkara yang sulit dipastikan, bahkan oleh seorang wali sekali pun. Mereka bisa saja berpakaian sederhana dan berprofesi layaknya orang biasa. Bisa saja tampak seperti orang gila atau bahkan pengusaha yang banyak hartanya. Ada tiga cerita yang setidaknya menunjukkan bahwa seorang wali tidak mudah mengenali wali lainnya. Cerita pertama, mengisahkan pertemuan Nabi Khidir AS …

Pesan Abah Guru Sekumpul, Gus Dur, dan Dakwah di Gereja

Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul pernah bercerita tentang seorang sufi, kalau tidak salah bernama Abu Yazid Al Busthomi. Ulama besar itu meminta kepada Tuhan agar ditunjukkan siapa temannya kelak di Surga. Singkat cerita, disebutkanlah nama orang itu dan di daerah mana dia tinggal.  Abu Yazid pun mencari tahu orang yang …

Abah Guru, Gus Muwafiq, dan Kasturi

Suatu ketika, Kiai Ahmad Muwafiq atau yang masyhur dikenal dengan Gus Muwafiq bertamu ke Sekumpul. “Gus, nanti saya kasih kasturi,” kata Abah Guru.   “Terimakasih, Tuan Guru,” sahut Gus Muwafiq.   Setelah mau berangkat pulang, kasturi itu sudah dibungkus dalam kardus. Gus Muwafiq girang bukan main.   “Bener-bener wali, kasturi sekardus dikasihkan ke saya,” pikir …

Adab Rais Aam PBNU Kiai Miftach di Sekumpul; Tak Menggelar Sorban saat Shalat dan Duduk di Belakang Peziarah Lain

Muhibbin.Net, BANJARMASIN – Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar bersama rombongan berziarah ke makam Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani di Sekumpul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (30/9/2019). Sesampainya di Sekumpul, Kyai Miftach dan rombongan mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat ashar berjemaah. Saat menjadi imam, pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya itu tidak menggelar sorban …