Muhibbin.net, MARTAPURA – Habib Kuncung  pernah menimpuk kepala anak seorang bangsawan Belanda. Namun ternyata ada hikmah di baliknya. Sayangnya, si Bangsawan itu tak mengerti maksud dan tujuan sang ulama.

Kejadian ini terdapat dalam Buku Pedoman Ziarah Majelis Darussyakirin, Pimpinan Abuya KH. Syukeri Unus.

Sebagaimana diceritakan dalam buku tersebut, sebelum ke Indonesia ulama  bernama lengkap Habib Ahmad bin Alwi Al Haddad itu pernah menginjakkan kaki ke negeri Belanda. Suatu hari, beliau menimpuk kepala seorang anak Bangsawan Belanda.

Kepala anak tersebut pun bocor dan mengeluarkan banyak darah. Habib bermaksud membuat anak tersebut terlepas dari musibah yang akan menimpanya. Habib mengetahui bahwa anak itu bisa selamat dengan memukul kepalanya. Namun, tujuan baik Habib tidak dimengerti oleh ayah dari anak tersebut. Dia marah kepada Habib Kuncung dan meminta ganti rugi.

Habib Kuncung  kemudian menjelaskan maksudnya memukul kepala anaknya, namun Bangsawan Belanda itu tetap tak terima.

Habib kemudian menunjukkan karomahnya. Beliau mengusap kepala anak itu, dan seketika dia sembuh seperti semula. Namun, tidak berselang lama, musibah yang dimaksud Habib Kuncung mengenai anak itu.

Hujan turun sangat deras dan mengeluarkan petir. Petir tersebut menyambar anak bangsawan tersebut, dan meninggal dunia.

Sang Ayah hanya bisa menyesal setelah musibah itu menimpa anaknya.

Itulah sebagian kisah dari kasih sayang dan perhatian Habib Ahmad bin Alwi Al-Haddad.

Habib Kuncung adalah seorang Wali Allah. Beliau lahir di Gurfha, Hadramaut, Tarim pada 26 Syaban 1254 H.

Guru dari Habib Kuncung antara lain Habib Ali bin Husain al-Hadar, Habib Abdur Rahman bin Abdullah al-Habsyi, dan Habib Abdullah bin Muhsin al-Athas (Habib Keramat Empang, Bogor).

Makam beliau yang berada di Kalibata Jakarta Selatan menjadi tujuan banyak peziarah. peziarah yang datang tidak hanya dari Jakarta, melainkan dari berbagai penjuru Indonesia.

Reporter : Anwar

Editor: Ibnu Syaifuddin

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *