Kiai Anti Air begitu para wartawan Surabaya menjuluki KH Mahrus Aly. Julukan itu bukan asal julukan. Peristiwa tak biasalah yang mendasarinya.

Suatu ketika, KH Chalwani Berjan bercerita, mobil yang membawa Kiai Mahrus Aly jatuh dan tenggelam di Bengawan Solo, Tuban. Para rombongan yang mengiringi Kiai pun dibuat panik. Termasuk di antaranya Bupati Gresik saat itu. Mereka cemas dengan keadaan Sang Kiai.

Singkat cerita, rombongan berupaya mendatangkan derek dari Surabaya untuk mengangkat mobil tersebut. Setelah berjam-jam menunggu, derek itu pun datang ke tempat peristiwa. Mobil yang berada di dalam sungai pun diangkat ke permukaan.

Ketika sampai di daratan, pintu mobil pun dibuka. Orang-orang yang menyaksikan kejadian itu terkejut, sebab di dalam mobil itu, sang Kiai tengah santai mengisap rokoknya.

“Ternyata merokok menghidupkanmu, tidak membunuhmu,” ungkap KH Chalwani Berjan.

Sedikit pun, tidak ada air yang masuk ke mobil itu. Semua orang yang di dalamnya segar bugar. Kejadian ajaib ini pun dimuat Koran Jawa Post dan Surabaya Post. “Ada Kiai Anti Air,” sebut mereka.

Sumber: IG Muslim Santuy

Editor: Muhammad Bulkini

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *