Kewalian adalah perkara yang sulit dipastikan, bahkan oleh seorang wali sekali pun. Mereka bisa saja berpakaian sederhana dan berprofesi layaknya orang biasa. Bisa saja tampak seperti orang gila atau bahkan pengusaha yang banyak hartanya.

Ada tiga cerita yang setidaknya menunjukkan bahwa seorang wali tidak mudah mengenali wali lainnya. Cerita pertama, mengisahkan pertemuan Nabi Khidir AS dengan Syekh Abu Bakar Al Kattani.

Cerita kedua tentang pertemuan Syekh Abdul Qadir Al Jailani dengan seorang waliyah (wali perempuan),

Dan yang ketiga tentang pandangan Habib Abdul Qadir Assegaf, Jeddah pada sosok Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani. Cerita yang masyhur di kalangan muhibbin ini bersumber dari Habib Ali -masih keponakan Habib Anis Al Habsyi, Solo.

Sewaktu Habib Anis Al Habsyi berkunjung ke kediaman Al Qutb Habib Abdul Qadir bin Abdurrahman Assegaf.  Habib Abdul Qadir berkata sebagaimana perkataan Syekh Abdul Qadir Al Jilani, “Setiap wali di seluruh dunia berada di bawah telapak kakiku.”

Mendengar perkataan itu, Habib Anis teringat dengan Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, seorang ulama yang majelisnya dihadiri lautan jamaah.

“Kalau Guru Sekumpul?” kata Habib Anis.

“Tidak ada dalam kerajaanku,” ucap Habib Abdul Qadir.

Jawaban Habib Abdul Qadir tentu saja membuat Habib Anis heran. Beliau pun kemudian bercerita, “Saya pernah ketempat Guru Sekumpul. Dan di sana dihadiri banyak jamaah dan membacakan kitab-kitab yang banyak dibaca para habaib juga.”

Dua kali Habib Anis menanyakan perihal pangkat kewalian Abah Guru Sekumpul, namun selalu dijawab “tidak ada” oleh Habib Abdul Qadir.

Merasa belum puas Habib Anis pun kembali bertanya untuk ketiga kalinya.

Kali ini Habib Abdul Qadir terdiam sejenak, dan kemudian berkata, “Ada. Tapi beliau mempunyai kerajaan tersendiri dan lengkap dengan bawahan semuanya. Dan langsung Rasulullah SAW yang memberikan kerajaan tersebut.”

Sekadar catatan, Habib Abdul Qadir Assegaf masyhur menyandang pangkat Qutb di masanya. Hal ini juga diakui oleh Abah Guru Sekumpul ketika ada yang bertanya tentang Habib Abdul Qadir Assegaf kepada beliau. Abah Guru berkata, “Habib Abdul Qodir itu Qutubnya dunia.”

 

Wallahu ‘alam.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *