muhibbin.net, MARTAPURA – Wafatnya Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Kalimantan Selatan, Ahmad Suberian, mengharuskan IPNU Kalsel menggelar Konferensi Wilayah Luar Biasa (Konferwilub). Acara itu digelar di Aula Gedung Islamic Centre, Martapura Kabupaten Banjar, Sabtu (25/1).
 
Ketua Pelaksana, Muhammad Baiturrahim membuka sambutannya dengan mengajak para hadirin mengirimkan fatihah kepada almarhum Ahmad Suberian.
 
“Ahmad Suberian adalah salah satu contoh anak muda yang tulus berkhidmat di NU. Saya selalu terbayang dan ingat akan dia,” ujarnya.

Konferensi Luar Biasa IPNU Kalsel
Konferensi Luar Biasa IPNU Kalsel.(Anwar)

Lebih lanjut, Baiturrahim mengungkapkan tonggak digelarnya Konferwilub kali ini.
 
“Kita mengadakan Konferwilub ini dengan kaidah yang mana ulama-ulama NU sering katakana: al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah (memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik, red),” tegasnya.
 
Kaidah ini, sambung Baiturrahim, mengajari kita agar tidak melupakan sejarah.
 
“Mari kita perbaiki kepengurusan terdahulu yang telah baik menjadi lebih baik,” jelasnya.
Konferensi Luar Biasa IPNU Kalsel
Konferensi Luar Biasa IPNU Kalsel.(Anwar)
Lebih jauh, Baiturrahim mengingatkan akan pentingnya berkhidmat di NU dengan terus menjalankan kaderisasi.
 
“Jangan sampai kita menghianati NU. Di Makesta kita telah dibaiat agar selalu berkhidmat untuk NU, salah satunya dengan menjalankan kaderisasi,” tuturnya.
 
Baiturrahim yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua 4 PW IPNU Kalsel itu juga berharap, semoga Kalsel ke depan bisa menjadi tuan rumah Kongres IPNU-IPPNU.
 
Saat berita ini diturunkan, Konferwilub masih berlangsung.
Penulis: Anwar
Editor: Ibnu Syaifuddin

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *