IPNU-IPPNU Banjarmasin Kembali Hidup Berkat Komunitas Dakwah

(IPNU-IPPNU Banjarmasin/Anwar)

muhibbin.online, BANJARMASIN – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama bersama teman-teman Majelis Shalikul Akhiroh berkolaborasi membangunkan IPNU- IPPNU Banjarmasin yang sempat “tidur”, Minggu (24/12). 

Setelah menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) awal 2019 lalu, pergerakan IPNU-IPPNU Banjarmasin belum terlihat.

Besarnya tantangan yang dihadapi, diduga menjadi kendala tersendiri bagi IPNU IPPNU Banjarmasin. Dengan berada di pusat Provinsi Kalimantan Selatan, dinilai lebih sulit dibandingkan IPNU-IPPNU yang berada di kabupaten.

Demi membangkitkan kembali semangat IPNU-IPPNU Banjarmasin, PW-IPNU Kalsel melaksanakan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) angkatan pertama di kota Seribu Sungai ini.

Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut ( 22-23 Desember) bertempat di Aula Gedung PW NU Kalsel, dan diikuti hampir 50 peserta yang berasal dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi. 

“Mungkin yang perlu diingat, hidupnya IPNU IPPNU di Banjarmasin ini karena para teman-teman komunitas dakwah dan penggiat dakwah di medsos,” ungkap Sekretaris PW IPNU Kalsel, Muhammad Sahlani dalam sambutannya di acara tersebut.

Lebih lanjut Sahlani menuturkan, jika kita bicara rasa tanggung jawab atas organisasi, di mana organisasi memiliki tugas pokok dan fungsinya untuk menjalankan organisasi.

“Teman-teman dari Majelis Shalikul Akhiroh ikut membangun IPNU-IPPNU Banjarmasin, dan kembali menghidupkan IPNU-IPPNU Banjarmasin ini,” jelasnya.

Sahlani berharap, IPNU-IPPNU dapat menjadi solusi untuk para pelajar.

“IPNU-IPPNU bisa menjadi solusi di sekolah-sekolah. Bukan menjadi beban sekolah,” tegasnya.

Dewan  pembina PW IPNU Kalsel, Ustadz Khairullah Zain pun menanggapi,  “Pengkaderan harus terus dilakukan, karena keberlangsungan sebuah organisasi bergantung pada suksesnya pengkaderan.”

“Kalau ingin melihat NU masa depan, maka lihatlah IPNU hari ini. Ingin melihat Muslimat masa depan, lihatlah IPPNU hari ini. Karena merekalah yang bakal meneruskan estafet organisasi warisan para auliya ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Makesta, Aris Sahri Salam mengaku miris melihat vakumnya IPNU-IPPNU Banjarmasin selama ini.

Dia bertekad, “Saya bersama teman-teman akan memulai dari titik nol untuk menghidupkan IPNU-IPPNU di kota Banjarmasin ini.”

“IPNU-IPPNU Banjarmasin semoga lebih aktif ke depannya. Untuk lebih aktif semestinya kita memulai dari hal kecil untuk menjadi besar,” ujar mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin tersebut.

Penulis: Anwar

Editor: Muhammad Bulkini


Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *